Tuesday, August 27, 2013

Rumusan Pancasila

Menurut Muh. Yamin, dalam bhs Sansakerta istilah Pancasila memiliki arti: Panca artinya lima, “syila” artinya batu sendi, alas, atau dasar, dan “syiila” artinya peraturan tingkah laku yang baik, yang penting atau yang senonoh.
Proses perumusan Pancasila adalah sbb:
            A.     Mr. Muhammad Yamin (sidang BPUPKI pertama, 29 Mei 1945)
1.    Peri Kebangsaan
2.    Peri Kemanusiaan
3.    Peri Ketuhanan
4.    Peri Kerakyatan
5.    Peri Kesejahteraan Rakyat

       B.      Rumusan Soepomo (31 Mei 1945)
1.    Paham Negara Persatuan
2.    Warga Negara hendaknya tunduk kepada Tuhan supaya ingat kepada Tuhan
3.    Sistem Badan Permusyawaratan
4.    Ekonomi Negara bersifat kekeluargaan
5.    Keadilan sosial bagi rakyat

       C.       Ir. Soekarno (1 Juni 1945)
1.    Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia
2.    Internasionalisme atau Perikemanusiaan
3.    Mufakat dan Demokrasi
4.    Kesejahteraan Sosial
5.    Ketuhanan yang Berkebudayaan
Kelima asas dari Ir. Soekarno itu disebut Pancasila yang menurut beliau dapat diperas menjadi Tri Sila atau Tiga Sila yaitu:
a. Sosionasionalisme
b. Sosiodemokrasi
c. Ketuhanan yang berkebudayaan
Bahkan menurut Ir. Soekarno Trisila tersebut di atas masih dapat diperas menjadi Eka sila yaitu sila Gotong Royong.
Ir. Soekarno mengusulkan rumusan dasar tersebut mengajukan nama Pancasila sebagai dasar negara, istilah tersebut atas saran seorang ahli bahasa. Usulan itu diterima dan disepakati pada sidang BPUPKI dan ditetapkan bahwa pada tanggal 1 Juni disebut hari lahirnya Pancasila.

       D.      Piagam Jakarta (22 Juni 1945)
       Sembilan tokoh nasional Dokurtsu Junbi Cosakai (BPUPKI) membahas mengenai dasar negara yang telah dikemukakan dalam sidang badan penyelidik yang dikenal dengan panitian sembilan berhasil menyusun sebuah naskah piagam yang dikenal dengan Piagam Jakarta yang di dalamnya memuat Pancasila yang rumusannya sebagai berikut:
1.  Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
2.    Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.    Persatuan Indonesia
4.    Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan perwakilan
5.    Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Sumber: Rusli Karsiana, Kisi-Kisi Terbaru Soal-Soal CPNS, Pustaka Widyatama, Yogyakarta, 2013, hlm. 20-22.

0 comments:

Post a Comment

 
;